Publication Ethic

Publication Ethics

SPEIRO: Jurnal Teologi dan Pelayanan Kristiani

SPEIRO: Jurnal Teologi dan Pelayanan Kristiani adalah jurnal ilmiah tepercaya yang berkomitmen untuk menegakkan standar etika publikasi yang tinggi dan mencegah segala bentuk tindakan malpraktik ilmiah. Pernyataan etika publikasi ini mengikat bagi semua pihak yang terlibat dalam proses penerbitan, yaitu: Penulis (Authors), Dewan Redaksi (Editors), Mitra Bestari (Reviewers), dan Penerbit (Publisher). Pernyataan ini disusun berdasarkan panduan dan standar terbaik yang ditetapkan oleh Committee on Publication Ethics (COPE).

⚖️ 1. Tugas dan Tanggung Jawab Dewan Redaksi (Editors)

Keputusan Publikasi: Editor bertanggung jawab penuh untuk memutuskan artikel mana yang layak diterbitkan dari keseluruhan naskah yang masuk. Keputusan ini didasarkan pada validitas ilmiah naskah, kontribusi terhadap bidang teologi/pendidikan Kristen, serta rekomendasi dari Mitra Bestari (Reviewers).
 
Keadilan dan Kesetaraan (Fair Play): Editor menilai naskah semata-mata berdasarkan konten intelektual dan akademisnya, tanpa memandang ras, jenis kelamin, orientasi seksual, keyakinan agama, asal etnis, kewarganegaraan, atau filosofi politik dari penulis.
 
Kerahasiaan (Confidentiality): Editor and staf redaksi dilarang mengungkapkan informasi apa pun tentang naskah yang dikirimkan kepada siapa pun selain penulis, reviewer, atau pihak penerbit yang berkepentingan.
 
Konflik Kepentingan (Conflict of Interest): Editor tidak boleh menggunakan materi yang belum diterbitkan dari naskah yang masuk untuk kepentingan penelitian pribadi tanpa persetujuan tertulis dari penulis. Editor harus mengundurkan diri dari proses peninjauan naskah jika memiliki konflik kepentingan yang timbul dari kompetisi, kolaborasi, atau hubungan lain dengan penulis.

???? 2. Tugas dan Tanggung Jawab Mitra Bestari (Reviewers)

Kontribusi terhadap Keputusan Redaksi: Proses peer-review membantu Editor dalam membuat keputusan redaksional dan dapat membantu Penulis dalam meningkatkan kualitas artikelnya melalui komunikasi editorial.
 
Ketepatan Waktu (Promptness): Setiap reviewer yang merasa tidak memenuhi kualifikasi untuk menelaah naskah teologi tertentu atau mengetahui bahwa peninjauan tidak dapat diselesaikan tepat waktu, harus segera memberi tahu Editor dan mengundurkan diri dari proses review.
 
Kerahasiaan (Confidentiality): Setiap naskah yang diterima untuk ditelaah harus diperlakukan sebagai dokumen rahasia. Naskah tersebut tidak boleh ditunjukkan atau didiskusikan dengan orang lain kecuali atas izin resmi dari Editor.
 
Objektivitas (Standards of Objectivity): Penelaahan naskah harus dilakukan secara objektif. Kritik pribadi yang menyerang penulis tidak diperkenankan. Reviewer harus menyampaikan pandangan dan argumen mereka secara jelas beserta bukti pendukung ilmiah/teologis.
 
Pengakuan Sumber (Acknowledgement of Sources): Reviewer harus mengidentifikasi karya ilmiah yang relevan yang belum dikutip oleh penulis. Jika reviewer menemukan kemiripan substantif atau tumpang tindih antara naskah yang sedang ditelaah dengan artikel lain yang sudah terbit, mereka wajib segera melaporkannya kepada Editor.

✍️ 3. Tugas dan Tanggung Jawab Penulis (Authors)

Standar Pelaporan: Penulis harus menyajikan laporan yang akurat tentang penelitian yang dilakukan serta menyajikan analisis objektif tentang signifikansinya. Data penelitian harus disajikan secara akurat dalam naskah. Khotbah atau orasi yang ditranskripsikan tidak dapat diterima sebagai artikel penelitian ilmiah.
 
Orisinalitas dan Plagiarisme: Penulis harus memastikan bahwa karya yang dikirimkan adalah karya mereka sendiri secara utuh. Jika penulis menggunakan karya atau kata-kata orang lain, maka sumber tersebut harus dikutip (citation) dengan benar menggunakan sistem Turabian Style. Segala bentuk plagiarisme, falsifikasi, dan fabrikasi data adalah perilaku yang tidak etis dan tidak dapat ditoleransi.
 
Publikasi Ganda (Multiple, Redundant, or Concurrent Publication): Penulis tidak diperbolehkan menerbitkan naskah yang mendeskripsikan penelitian yang sama di lebih dari satu jurnal. Mengirimkan naskah yang sama ke lebih dari satu jurnal secara bersamaan merupakan perilaku tidak etis.
 
Kepengarangan Naskah (Authorship): Kepengarangan harus dibatasi pada mereka yang telah memberikan kontribusi signifikan terhadap konsepsi, desain, pelaksanaan, atau interpretasi penelitian. Semua pihak yang memberikan kontribusi signifikan harus dicantumkan sebagai penulis pendamping (co-authors). Penulis utama harus memastikan semua co-authors telah menyetujui versi akhir naskah sebelum dikirim untuk publikasi.
 
Kesalahan Signifikan dalam Karya Terbit: Ketika seorang penulis menemukan kesalahan atau ketidakakuratan yang signifikan dalam karyanya yang telah diterbitkan, penulis wajib segera memberi tahu Editor Jurnal Speiro untuk menarik naskah atau melakukan revisi (erratum).

???? 4. Tugas dan Tanggung Jawab Penerbit (Publisher)

Perlindungan Reputasi Akademik: STT Misi Tuaian Semesta Bandung sebagai lembaga penerbit berkomitmen untuk memastikan bahwa kepentingan komersial, cetak, atau sponsor tidak memengaruhi keputusan editorial.
 
Penanganan Pelanggaran Etika: Dalam kasus dugaan atau terbukti adanya pelanggaran ilmiah, plagiarisme, atau penipuan publikasi, penerbit—bekerja sama erat dengan Dewan Redaksi—akan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk mengklarifikasi situasi, mengubah artikel, atau melakukan penarikan naskah secara resmi (retraction) demi menjaga integritas akademik Jurnal SPEIRO.
????️ Jurnal SPEIRO berkomitmen penuh menjaga integritas akademik dan menentang segala bentuk malpraktik publikasi demi kemajuan ilmu teologi dan pelayanan Kristiani.